Ketahuilah, bahwa setelah kesulitan itu akan ada kemudahan dan setelah kesulitan itu akan ada jalan keluar. Ketahuilah, bahwa keadaan seseorang itu tidak akan tetap selamanya. Hari-hari itu akan senantiasa bergulir. Setelah lapar ada kenyang, setelah haus akan datang kesegaran, setelah begadang ada tidur pulas, setelah sakit ada kesembuhan, Setiap yang hilang pasti ketemu, dalam kesesatan akan datang petunjuk, dalam kesulitan ada kemudahan, kesedihan itu selalu dibarengi oleh kebahagiaan dan setiap kegelapan akan terang benderang, inilah sunnah Allah yang tidak bisa diganggu gugat.

Ujian itu akan mendekatkan jarak antara diri kita dengan Rabb, akan mengajarkan kepada diri kita bagaimana berdoa, dan akan menghilangkan kesombongan dan rasa bangga diri. Sampaikan kabar gembira kepada malam hari bahwa sang fajar pasti datang mengusirnya dari puncak-puncak gunung dan dasar-dasar lembah. Kabarkan juga pada orang yang dilanda kesusahan bahwa pertolongan akan datang secepat kelebatan cahaya dan kedipan mata.

Ketahuilah bahwa kita bukan satu-satunya orang yang yang mendapat ujian. Tidak seorang pun yang lepas dari kesedihan dan tidak seorang pun yang luput dari kesulitan. Kabarkan kepada orang yang tertindas bahwa kelembutan dan dekapan hangat akan segera tiba. Pahala dari semua yang menimpa kita ada pada Allah, baik itu kesedihan, kelaparan, kefakiran, rasa sakit, hutang dan musibah-musibah lainnya. Yakinlah bahwa dunia ini adalah tempat cobaan, ujian, tantangan dan kesedihan. Karena itu terimalah ia apa adanya dan mintalah pertolongan pada Allah.

Ketahuilah bahwa kesulitan akan membuka pendengaran dan penglihatan, menghidupkan hati, mendewasakan jiwa dan menambah pahala. Saat kita melihat hamparan padang sahara yang seolah memanjang tanpa batas, ketahuilah bahwa dibalik kejauhan itu terdapat kebun yang rimbun penuh hijau dedaunan. Ketika kita melihat seutas tali meregang kencang, ketahuilah bahwa tali itu akan segera putus. Jika malam telah sangat pekat. Maka kegelapan itu akan segera pergi. Jika sebuah masalah sudah sangat menghimpit maka itu tandanya akan segera muncul jalan keluar. Dan sesungguhnya satu kesulitan tidak akan pernah mengalahkan dua kemudahan.

Bacalah selalu “la ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minazh Zholimin” sebab doa ini memiliki rahasia yang sangat ajaib untuk melepaskan seseorang dari kesulitan dan berita yang agung akan dihapuskannya cobaan. Setiap tangisan akan berujung dengan senyuman, ketakutan akan berakhir dengan rasa aman dan kegelisahan akan sirna oleh kedamaian. Kobaran api tidak mampu membakar tubuh Nabi Ibrahim dan itu karena pertolongan ilahi. Maka dari itu, jangan pernah merasa terhimpit sekalipun, karena setiap keadaan pasti berubah. Dan sebaik-baik ibadah adalah menanti kemudahan dengan sabar.

Jangan takut dengan kesulitan, sebab kesulitan akan menguatkan hati akan membuat kita dapat merasakan nikmatnya sehat, akan membulatkan tekad, akan mengangkatkan kedudukan dan akan memunculkan kesabaran. Betapa pun hari demi hari akan terus bergulir, tahun demi tahun akan selalu berganti, malam demi malam pun akan silih berganti. Meski demikian, yang ghaib akan tetap tersembunyi dan Sang Maha Bijaksana tetap pada keadaan dan segala sifat-Nya. Sesungguhnya, setelah kesulitan itu tetap akan muncul kemudahan.

Ketika banjir sebesar gunung datang, Nuh berteriak,”Wahai Dzat Yang Maha Penynyang, Yang Maha Memberi.”Dalam sekejap datang pertolongan dan dia selamat sekaligus mendapatkan keuntungan. Sedangkan orang kafir merugi dan hancur. Jika masalah yang kita hadapi tak terpecahkan, penderitaan yang kita alami menghimpit dan muncul rasa putus asa di dalam hati, maka tunggulah jalan keluar. Jika kita menginginkan jalan keluar dari Allah, dari semua hal yang membuat kita bersedih, maka hentikanlah hubungan kita dengan sesama makhluk, jangan menggantungkan harapan kepada selain Allah dan himpunkan seluruh rasa putus asa dari semua orang yang berada di dunia.

Jika ditimpa musibah atau kesulitan apapun, bersuka-rialah dengan hari yang terus berlalu. Karena pergantian hari demi hari akan semakin mengurangi umur dari kesulitan itu. Kesulitan adalah sebuah rentangan umur, seperti umur manusia yang tidak bisa kita perkirakan kapan akan berakhir. Orang yang menyadari bahwa pilihan Allah adalah yang terbaik bagi hamba-Nya, akan merasakan bahwa kesulitan apapun terasa ringan dan mudah. Dan dia akan senantiasa menantikan kebaikan Allah yang serupa dan tidak akan pernah bersedih dengan apapun yang terjadi.