Spirit , motivasi atau dorongan untuk berlaku sabar yang pertama dan utama adalah datang dari Allah SWT, sebab Allah –lah yang telah mendesain langit dan bumi beserta seluruh isinya, susunan tata surya,galaksi yang jumlahnya ratusan milyar, bahkan alam yang belum ditemukan manusia. Allah-lah yang Maha Tahu kadar, karakter, kekuatan dan kelemahan kita selaku manusia.

Ketika permasalahan hidup hinggap, sehingga kita hampir-hampir tidak mampu lagi bertahan, maka jawab dengan mendirikan Sholat..agar jiwa ini tenang dan ’bening’, iringi dengan menyisihkan sebagian harta kita…jiwa akan terbuka lapang dan lega.

ketika kita belum mendapatkan apa yg kita mau maka pasrahkan saja pada Allah Swt. Dia yg akan menunjukkan jalan menuju apa yg kita inginkan walaupun jalan itu tak seperti yg kita bayangkan. Sabar itu manis bagi yg paham akan manisnya sabar. Semua telah ditulis oleh Allah Swt bagi hambaNya. Sabar juga akan berbuah indah…Indah pada waktunya.

Ketika Allah membuat aturan agar manusia jangan meminum minuman yang memabukkan seperti minuman keras, khamr, narkoba atau sejenisnya, maka di balik aturan Allah itu tak lain karena demi menjaga kesehatan dan kelestarian hidup manusia itu sendiri.

” Abu Ali Daqaq mengatakan, “Hakikat sabar ialah keluar dari suatu bencana sebagaimana sebelum terjadi bencana itu.” Dan Imam al-Ghazali mengatakan, “Sabar ialah suatu kondisi jiwa yang terjadi karena dorongan ajaran agama dalam mengendalikan hawa nafsu.”

Allah SWT menganjurkan para hamba-Nya agar memiliki sikap sabar, justru karena Allah sangat mencintai para hamba-Nya , bahkan cinta Allah kepada para hamba-Nya, melebihi cinta hamba terhadap diri mereka sendiri. Allah SWT sangat mencintai orang-orang yang sabar. Allah berfirman,”Hai orang-orang yang beriman bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu.”(QS. Ali Imran :200). Innallaha maa shobirin, jadilah kita menjadi orang orang yang sabar. kenapa sabar bersama Allah… karena Dia mengetahui bahwa hakikat yang terjadi apapun itu adalah kehendak Allah… dan Allah sangat senang dengan orang yang mengetahui benar benar bahwa semua yang terjadi adalah perbuatan Allah.

Dari Abu Yahya Shuhaib bin Sinan, ia berkata.”Rasulullah Saw bersabda,”Sungguh mengagumkan urusan orang mukmin. Seluruh urusan atau keadaan mereka senantiasa mengandung kebaikan. Yang demikian ini tidak terjadi, kecuali hanya pada orang mukmin. Jika ia mendapatkan kesenangan, ia bersyukur. Hal itu merupakan suatu kebaikan. Dan jika ia tertimpa kesusahan, ia bersabar. Itu juga merupakan kebaikan.” (HR Muslim)

Tidak disangsikan bahwa mempelajari perjalanan hidup orang-orang yang sabar dan bijaksana dan mengikuti jejak langkah mereka. Mempunyai peranan yang tidak dapat dipungkiri dalam menjadikan diri seseorang bersifat sabar dan bijaksana. Karena di dalam hidup ini manusia tidak lepas dari kebutuhan akan panutan.

Seorang muslim pada dasarnya tidak dilarang mencari motivasi dan semangat yang bersumber selain dari Al-Quran dan sunnah Rasul, namun hendaknya ia sadar dengan melakukan skala prioritas dalam memilih dan tetap mendahulukan sumber-sumber standard an yang memang menjadi miliknya sendiri. Al-Quran dan hadist-hadist Rasulullah adalah gaya hidup setiap muslim, jadi keduanya adalah milik kita sendiri. Jangan biarkan “orang lain” lebih tahu dari pada “kita” sendiri.

”Kesabaran tidak dapat diperoleh dalam waktu semalam. Membangun kesabaran sama halnya dengan membangun otot. Setiap hari anda harus mengusahakannya.” – Eknath Easwaran –

“Bersabarlah dalam segala hal, namun yang terpenting adalah bersabar terhadap diri anda sendiri. Jangan sampai keberanian anda hilang karena anda menyadari ketidaksempurnaan anda, sebaliknya berpikirlah untuk memperbaikinya – setiap hari mulailah dengan baru.”
– St. Francis de Sales –