Cerdasnya orang yang beriman adalah dia yang mampu mengolah hidupnya yang sesaat, yang sekejap untuk hidup yang panjang. Hidup bukan untuk hidup, tetapi hidup untuk Yang Maha Hidup. Hidup bukan untuk mati, tapi mati itulah untuk hidup. Tidak pernah ada kata gagal bagi setiap muslim yang tawwakal yang ada adalah keberhasilan yang diberikan Allah berbeda dengan yang kita inginkan tidak semua yang menurut kita baik, baik juga menurut Allah.

Biarlah masa lalu kita menjadi sekedar guratan kehidupan, meski membekas, namun tak membuat kita rapuh akan masa yang kan datang. Jangan pernah hidup dalam mimpi buruk masa lalu, atau di bawah payung gelap masa silam. Memikirkan masa lalu  adalah kebodohan dan kegilaan . Ibaratnya orang yang menumbuk tepung ,yang menggergaji serbuk kayu dan mengeluarkan mayat dari kuburan.

Membaca kembali lembaran masa lalu hanya akan memupuskan masa depan, mengendurkan semangat, dan menyia-nyiakan waktu yang sangat berharga. Dalam al-Qur’an, setiap kali usai menerangkan kondisi suatu kaum dan apa saja yang telah mereka lakukan, Allah selalu mengatakan, “Itu adalah umat yang lalu.” Begitulah, ketika suatu perkara habis, maka selesai pula urusannya. Dan tak ada gunanya mengurai kembali bangkai zaman dan memutar kembali roda sejarah.

Untuk masa lampau, cukuplah kita mengambil perjalanan dan pelajaran dari setiap peristiwa dan kejadian. Memiliki kesalahan adalah wajar, yang sama sekali tidak memiliki salah adalah tidak wajar. Kesalahan dan kegagalan adalah hal yang wajar dan itu adalah hak bagi setiap orang yang sedang dalam proses belajar. Jika tidak mau berkorban, jangan harap menjadi lebih baik. Jadi pengorbanan kita bukan untuk membayar kegagalannya namun untuk membayar proses belajarnya.

Hidup kita sesungguhnya bak sebuah rekening bank waktu.

Hargailah setiap detik yang kita miliki.

Kemaren adalah sejarah.

Besok masih misteri

Hari ini adalah sebuah anugerah.

Waktu bukan hanya uang.

Tapi waktu adalah nyawa kita.

Semua orang tidak perlu menjadi malu karena pernah berbuat kesalahan, selama ia menjadi lebih bijaksana daripada sebelumnya. Kesalahan adalah batu loncatan untuk sukses. Tidak ada sukses tanpa perjuangan. Sukses merupakan hasil dari proses panjang yang berbuah manis pada akhirnya.

Jadikanlah sejarah hidup kita sebagai pelajaran dan landasan evaluasi untuk melakukan yang lebih baik untuk hari-hari berikutnya. Kita semua pun tahu bahwa pengalaman adalah guru yang terbaik. The experience is the best teacher, begitu kata pepatah. Namun, banyak dari kita yang terlalu terpaku dengan masa lalu. Ada yang merasa masa lalunya indah, sehingga enggan untuk melakukan perubahan. Inilah yang akan membuatnya berada pada posisi yang sama, cukup dengan apa yang telah ia miliki dan ialah orang-orang yang merugi. Namun, ada juga yang merasa masa lalunya kelam. Ia pun frustasi, terlarut dalam penyesalan dan tidak berfikir untuk berubah. Ia tidak akan mendapatkan apa pun dari apa yang ia inginkan. Ia akan terus menyesal dan menyesal. Ambillah hikmah dari setiap scene kehidupan yang telah kita lewati, berusaha dan terus berusaha.