Meningkatkan kualitas hidup sangat bergantung kepada kebiasaan yang kita jalani sehari-hari. Sebuah kebiasaan mampu menggiring kita pada kesuksesan atau sebaliknya kepada kegagalan. Sesungguhnya seorang muslim telah memiliki sosok teladan dalam membentuk kebiasaan sehari-harinya. Ya, sejak dahulu Rasulullah saw telah menyontohkan amalan-amalan sunnah yang jika di kerjakan akan memberikan banyak manfaat bagi kualitas hidup kita seperti: kesuksesan, kekayaan dan utamanya nilai-nilai spiritual.

Jika kita menelusuri lebih dalam akan kebiasaan Rasulullah maka hidup ini akan terasa indah. Karena apa yang dianjurkan Rasulullah pastilah membawa manfaat besar bagi kehidupan kita. Tidak mungkin Rasulullah memerintahkan sesuatu yang sia-sia. Anjuran-anjuran Rasulullah justru membawa kebahagiaan dalam hidup ini. Hidup kita akan terasa lebih hidup.

Kebiasaan keseharian kita, sebenarnya merupakan hasil dari apa yang kita lihat, kita rasakan, serta yang kita dengar. Kebiasaan-kebiasaan kita tumbuh berkembang sejalan dengan lingkungan yang membentuk kita, yaitu orang tua, saudara dan teman-teman dekat kita. Bahkan, besar kemungkinan, kebiasaan-kebiasaan kita sekarang ini adalah perwujudan dari kebiasaan yang di tanamkan orang tua kita sejak kecil.

Namun, bukan berarti kebiasaan kita sepenuhnya di pengaruhi oleh lingkungan. Lingkungan memang memberikan andil dalam pembentukan karakter kita, tapi semua kembali kepada diri kita. Dengan kata lain, baik buruknya kita sangat tergantung dengan sikap diri kita sendiri.

Oleh karena itu, kita membutuhkan kebiasaan-kebiasaan yang bisa menuntun kita pada kebahagiaan, ketenangan dan kesuksesan. Sehingga, meski lingkungan kita penuh dengan kemaksiatan, kita tak terpengaruh dan tetap bisa istiqamah. Dengan mempraktekkan Sembilan kebiasaan keseharian Rasulullah ini maka kita akan tumbuh menjadi pribadi-pribadi yang sukses, optimis, tenang dan selalu ingat kepada Allah. Meskipun sederhana, Sembilan sunnah Rasulullah ini memiliki dampak yang luar biasa, karena setiap yang di kerjakan beliau bersumber dari kecintaan kepada Allah. Jika selama ini kita sudah bersusah payah bekerja tapi tak jua merasa cukup, mungkin hal ini di sebabkan kita lalai mengerjakan sunnah keseharian Nabi.

9 Keajaiban Sunnah Rasulullah :

1. Keajaiban Sholat Dhuha:

Dengan menjalankan Sholat Dhuha secara rutin, dapat menumbuhkan sikap syukur, sabar dan optimis. Mengawali setiap aktivitas sehari-hari dengan Sholat Dhuha memberi efek positif pada diri kita. Kebiasaan Sholah Dhuha memiliki korelasi positif dengan etos kerja. Kebiasaan Sholat Dhuha memberikan afirmasi berulang kali melalui doa yang kita baca.

2. Keajaiban Sholat Tahajud:

Orang yang membiasakan diri Sholat Tahajud adalah mereka yang sedang berjuang. Ya, perjuangan untuk mewujudkan hasrat di cintai Allah. Selain itu, orang yang berjuang untuk bangun malam, pastilah memiliki kemauan keras untuk maju dan disiplin.

3. Keajaiban membaca Al-Qur’an dan maknanya:

Salah satu cara mendayagunakan Al-Quran adalah bagaimana kita menjalani setiap situasi kehidupan kita melalui tuntunan Al-Qur’an, sehingga kita bisa berbahagia dengan Al-Qur’an.

4. Keajaiban Istigfar:

“ Barangsiapa yang melazimkan dan beristigfar secara terus menerus kepada Allah maka Allah mudahkan saat ia sulit, Allah gembirakan saat ia sedih dan Allah beri rezeki dari jalan yang tidak pernah ia duga.” (HR. Abu Daud).

5. Keajaiban Sedekah:

Semakin banyak kita memberi kepada orang lain, semakin bertambah kasih sayang Allah kepada kita. Dengan demikian, semakin banyak pahala dan rezeki yang mengalir dalam kehidupan kita.

6. Keajaiban Silaturahim:

“ Silaturahim mempermudah memperoleh rezeki dan memperpanjang umur.” (HR. Bukhari). “Silaturahim mendatangkan naungan kebahagiaan keluarga, memperlancar rezeki dan memperpanjang umur.” (HR Ahmad).

7. Keajaiban Puasa Senin Kamis:

“ Puasa dapat mencegah penyakit yang timbul karena pola makan yang berlebihan, seperti kolesterol dan trigliserida tinggi, jantung koroner, kencing manis dan lain-lain.” Prof. H. M. Hembing Wijaya kusuma.

8. Keajaiban Sholat Berjamaah:

Fitrah manusia yang selalu ingin hidup bersama, menjadi sebuah hikmah mengapa Sholat pun harus di kerjakan secara bersama-sama.

9. Keajaiban Wudhu:

Menjaga Wudhu berarti menjaga anggota tubuh dan hati kita dari dosa dan kesalahan. Membiasan Berwudhu juga berarti membiasakan diri untuk menjaga anggota tubuh dan hati kita dari kesalahan. Dengan demikian, Wudhu bukan semata-mata penghapus dosa, tapi juga wasilah perbaikan diri.