Sakinah , Mawardah , Warahmah

Tag Archives: masalah

Hidup memang tidak akan lekang dari masalah, semakin kita beranjak dewasa, beranjak tua, maka semakin banyak permasalahan yang timbul dan dihadapi, maka banyak orang berkata, dengan masalah itu yang membuat hidup kita menjadi lebih hidup. Bagaimana orang beriman menyikapi masalah dalam kehidupannya?. Hanya meminta pertolongan dari Allah di dalam menghadapi kesulitan, memohon terus kepada Allah tanpa ada perantara, tidak menyesali keadaan pada dirinya, keputusan Allah telah putus dan hal telah terjadi, oleh karena itu istirahatkanlah hati kita dari perkataan,”andaikata dan kalau

Hidup memang penuh liku-liku seperti roda yang berputar terkadang diatas dan terkadang dibawah bahkan terkadang juga tertimpa masalah yang membikin hati kita semakin gundah, Cuma yang menjadi pertanyaan, kuat kah iman kita sewaktu dalam kondisi di bawah?. Kita butuh hikmah, sehingga tersingkap rahasia di balik setiap masalah atau kehadian yang ada, kita butuH karunia Allah yang membuat kita bisa menikmati episode apapun yang terjadi dalam hidup ini dan kita butuh hidayah dan petunjuk jalan, agar jelas tujuan hidup kita.

Setiap manusia punya masalah, hidup itu sendiri adalah masalah. Masalah bukan untuk dipikirkan, tapi dicari solusinya. Kita ini hidup beralih dari satu masalah ke masalah lain. Solusi dari setiap masalah ada pada Allah, maka kita harusnya meminta solusi hanya kepada Allah dengan cara taqwa. Taqwa merupakan factor penting yang akan memudahkan kita dalam menghadapi segala problem urusan dunia dan akhirat. “Barangsiapa bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan jalan keluaar dan memberI rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka (Qs. Ath-Thalaq 2-3). Jika seutas tali sudah sangat meregang, nicsaya ia akan putus, artinya jika persoalannya sudah kritis, maka tunggulah jalan keluar.

Mungkin kita pernah berfikir, mengapa orang yang durhaka justru banyak rezekinya meskipun mungkin tidak halal?. Ibnu Qayim menjelaskan,” orang yang meninggalkan taqwa, meskipun mungkin sebagian urusan dunianya mudah, urusan akhiratnya bakal sulit sejauhmana ia meninggalkan taqwa. Andai saja ia mau bertaqwa tentu kemudahan yang ia terima lebiH sempurna. Dan kalau ternyata dia juga menemukan kesulitan karena tidak bertaqwa, boleh jadi Allah sebenarnya akan memudahkan dia pada urusan yang lebih bermanfaat dari yang sudah dia dapatkan tanpa taqwa itu. “

Jangan bersedih dengan keruwetan hidup, sebab memang demikianlah kehidupan itu diciptakan. Pada dasarnya kehidupan itu adalah susah payah dan bercapek-capek. Kalaupun dunia ini diciptakan untuk kelezatan, maka orang mukmin tidak berhak mendapatkan kelezatan itu. Sebab, Rasulullah pernah bersabda,”Dunia ini adalah penjara bagi orang mukmin dan surga bagi orang-orang kafir.”

Setiap masalah yang datang menghampiri kita, pasti ada bingkisan dibaliknya. Allah selalu menyimpan rahasia dan akan selalu memberikan jalan yang terbaik bagi kita. Untuk mengetahui hikmah dari setiap peristiwa yang sedang menimpa, hendaknya  berprasangka baik kepada Allah. Allah sudah memberitahukan  kepada kita  bahwa dalam setiap peristiwa yang Dia ciptakan terdapat kebaikan didalamnya. Belajar lebih bersabar menghadapi hal yang mengecewakan karena dibaliknya ada hikmahnya yang besar dan jauh lebih bermanfaat dari pada maksud yang saat ini belum berhasil diraih.

Lihatlah lebih dekat, karena apapun yang terjadi atas diri kita sendiri, bagaimanapun alur cerita yang kita lewati, bagaimanapun kisah yang kita kenang, semua bukan kebetulan, itu adalah bagian dari rencanaNya. Karena ketidakmampuannya seorang hamba tidak tahu apa yang terjadi di balik takbir kegaiban. Yang dilihatnya hanyalah hal-hal yang lahiriah saja. Sedangkan hal-hal yang tersembunyi hanya Allah yang tahu. Betapa banyak cobaan yang ternyata adalah karunia dan betapa banyak bencana yang kemudian menjelma menjadi nikmat. Pada dasarnya kebaikan itu dibungkus oleh hal-hal yang tidak disukai.

BIARKAN TAKDIR BERJALAN DENGAN TALI KEKANGNYA

DAN JANGANLAH ENGKAU TIDUR KECUALI DENGAN HATI YANG BERSIH

TAK ADA DIANTARA KERDIPAN MATA DAN MELEKNYA

KECUALI ALLAH AKAN MENGUBAH DARI KONDISI KE KONDISI LAINNYA.


Masalah hidup adalah bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia seperti masalah keluarga yang tak kunjung selesai, masalah hutang yang belum terbayar ataupun masalah-masalah lain. Tidak ada seorangpun yang terhindar dari masalah. Semua masalah-masalah itu bisa membuat jiwa seseorang jadi kosong dan lemah karena pada dasarnya manusia adalah sosok makhluk yang paling sering dilanda kecemasan, ini merupakan sudah menjadi fitrah bagi setiap insan.

Sekecill apapun masalah yang kita hadapi, jangan dianggap enteng. Kalau tidak segera diatasi, problem tersebut sedikit demi sedikit akan berubah menjadi beban yang dapat merusak kesehatan dan apabila ditumpuk maka akan sulit diatasi. Pada mulanya beban yang dihadapi seseorang sangat ringan akan tetapi jika tidak segera diatasi sedikit demi sedikit bebannya menjadi bukit, sehingga menjadi benang kusut, tidak diketahui awal dan akhirnya. Beban ini kemudian menjadi kesusahan yang menghimpit, kesedihan yang meliputi dan mengganggu tidur. Dalam setiap persoalan yang tak kunjung terselesaikan maka hadapkanlah semua itu kepada Allah SWT. Allah berfirman,” Janganlah engkau bersedih, sesungguhnya Allah bersama kami.” (QS At-taubah 40).

Ketika menghadapi suatu masalah, jangan menumpuk masalah tersebut tetapi carilah solusinya dengan mengadukan semua masalah tersebut pada Allah dengan sabar dan sholat. Hadapilah setiap masalah dengan meneguhkan jiwa dalam bingkai kesabaran karena dengan kesabaran itulah seseorang akan lebih bisa menghadapi setiap masalah berat yang mendatanginya. Ketika menghadapi berbagai masalah maka hal yang harus kita lakukan adalah mengadukan kepada Allah SWT karena hanya Allah lah tempat bergantung bagi setiap masalah, mengingat bahwa manusia adalah makhluk yang banyak sekali dalam mengeluh dan keluhan itu hanya kita adukan pada Allah semata, maka semua itu dapat meringankan beban berat yang selama ini kita derita. Allah sudah mengingatkan hambaNya di dalam ayat yang dibaca setiap muslim minimal 17 kali dalam sehari, “Hanya kepadaMulah kami menyembah dan hanya kepada-Mulah kami minta pertolongan” (Qs Al-Fatihah 5).

Bagaimana sebenarnya kita dalam menghadapi masalah? Yaitu dengan mendekatkan diri kepada Allah serta introspeksi diri. Mungkin jadi masalah itu datang sebagai teguran atas apa yang telah kita lakukan sebelumnya atau masalah itu datang sebagai ujian untuk men-tes keimanan kita. Ketika permasalah datang menghampiri, jangan mengeluh dihadapan sang Pencipta, jangan memberontak akan keputusanNya apalagi mengatakan bahwa Allah tidak adil. Namun mintalah agar diberi kesabaran dalam menghadapinya, diberikan solusi yang terbaik bagi kita dan selalu mengharapkan ganjaran pahala untuk kita.

Berpikir positiflah dalam menghadapi masalah karena dengan berpikir positif maka segala bentuk kesusahan yang ada di dalam diri menjadi terobati karena adanya sikap dan keyakinan bahwa segala kesusahan yang dihadapi pastilah mempunyai jalan yang lebih baik yang sudah ditetapkan oleh Allah SWT. Sebagaimana firmanNya,”Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, Sesungguhnya sesudah kesulitan ada kemudahan”(Qs Al-Insyirah 5-6). Segala masalah yang dihadapi akan membuat jiwa lebih tenang jika kita senantiasa mengingat Allah dalam segala hal yang kita kerjakan. Dan sudah merupakan janji Allah bagi siapa saja yang mengingatNya, maka di dalam hatinya pastilah terisi dengan ketentraman-ketentraman yang tidak bisa didapatkan melainkan hanya dengan mengingatNya. Sebagaimana firmanNya,” Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah lah hati menjadi tentram” (Qs Ar-Ra’du 28).

Tak ada hidup tanpa masalah, karena masalah adalah sunnahNya. Yang kita perlukan hanya kebijakan dalam menyikapinya. Jika ketegaran yang kita bina, nikmat masalah akan terasa dan jika keluhan yang kita ikuti sengsara masalah akan selalu bertambah. Masalah datang untuk kita hadapi, bukan untuk dicaci dan dimaki. Masalah adalah mediator dalam proses pendewasaan. Disaat kita mencari solusi dalam suatu masalah, disaat itulah sebuah proses pendewasaan hidup akan dimulai. Tanpa masalah kita takkan pernah dewasa dan tanpa masalah juga kita takkan menjadi orang yang luar biasa